0Shares

Ciputat – Euforia hari raya idul fitri 1441 H masih begitu terasa dalam benak keluarga besar Madrasah Darussunnah. Lazimnya, setiap tahun, keluarga besar Madrasah Darussunnah yang terdiri dari dewan guru, santri dan wali santri rutin menyelenggarakan acara Halalbihalal di halaman masjid Muniroh Salamah di Pesantren Darussunnah, hal ini juga menjadi tanda kembalinya santri ke pondok untuk melangsungkan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) usai liburan semesteran.

Namun ada yang berbeda pada tahun ini, pandemi wabah Covid-19 banyak merubah semua agenda yang sudah direncanakan pihak pesantren, termasuk tatanan kurikulum pembelajaran di pesantren Darussunnah.

Agenda pemulaian aktivitas pesantren yang biasanya dimulai seminggu pasca lebaran, kini, efek dari pandemi, diundur sementara. Dan format pembelajarannya pun diubah menjadi basis virtual. Dari rumah masing-masing, para santri belajar dibimbing oleh guru melalui media daring (online). Hal ini yang juga telah berlaku sejak Ramadhan 1441 H lalu.

Demikian pun untuk agenda Halalbihalal. Pada Sabtu tanggal 30 Mei 2020 kemarin seluruh keluarga besar Madrasah Darussunnah melangsungkan Halalbihalal berbasis virtual. Dimulai pada pukul 09.00 pagi seluruh keluarga besar Madrasah Darussunnah on air berjumpa dalam satu platform meeting virtual bernama Google Meet. Tak kurang dari 120 akun aktif menyemarakkan acara ini.

Panitia penyelenggara Halalbihalal virtual ini, Ustadz Hanifuddin, mengonsep agar satu keluarga menggunakan satu layar kamera saja saat berselancar di platform Google Meet. Jadi, dalam satu akun terdapat satu keluarga yang turut berpartisipasi meramaikan acara ini.

Rangkaian agenda Halalbihalal ini disusun amat rapi oleh pihak penyelenggara, dimulai dari pembukaan, pembacaan ayat suci al-Qur’an, sambutan-sambutan dari Khadim Ma’had dan Kepala Madrasah, rangkaian pengumuman dari bagian kurikulum darn tata usaha, bincang-bincang halalbihalal dari perwakilan santri, dewan guru, msuyrif serta wali santri. Tak lupa pula ditutup dengan bahasan resolusi Idul Fitri keluarga besar Madrasah Darussunnah yang disampaikan langsung oleh Kepala Madrasah, Ustadz Dr. Ahmad Ubaydi Hasbillah, MA.

Dalam sambutannya, kepala Madrasah Darussunnah menyampaikan bahwa kendati para santri masih di rumah, namun pembelajaran harus tetap berjalan. Ini hanya sementara, menunggu wabah mereda, nanti jika sudah pulih semua kegiatan akan berlangsung normal seperti biasa lagi.

Hal ini juga ditegaskan oleh wakil kepala bagian kurikulum, Ustadz Hanifuddin, bahwa ke depan, selama masih merebak wabah Covid-19, pembelajaran dilangsungkan secara virtual. “Dewan asatiz sudah menyiasati model pembelajaran berbasis daring. Termasuk untuk persiapan UKM dan Ujian Akhir Semester, kita juga sudah menyiapkan formatnya,” tutur beliau.

Saat jam menunjukkan pukul 12.30 WIB, acara  diakhiri dengan doa dan penutup. Harapan agar semuanya kembali normal sebagaimana sedia kala adalah doa yang mengalun di sanubari kita masing, terutama bagi keluarga besar Madrasah Darussunnah.

Semoga wabah segera mereda dan kita bisa menjalankan aktivitas pesantren sebagaimana mestinya.